WELCOME AND STAY TUNE

Ini adalah blog yang berisi berbagai macam konten pada dasarnya, namun penulis lebih cenderung menyukai hal-hal yang berkaitan dengan ilmu geofisika dan tekniknya. sebagaimana penulis sendiri sedang fokus mendalami ilmu yang dimaksud...

"Bersatu Dalam Kebersamaan, Kebersamaan Untuk Satu" HIMA Teknik Geofisika - Universitas Haluoleo

Senin, 11 Januari 2016

PETA GEOLOGI


http://esdmprovsultra.com/wp-content/uploads/2015/02/peta-potensi-a3-high2.jpg
Peta geologi pada dasarnya merupakan suatu sarana untuk menggambarkan tubuh batuan, penyebaran batuan, kedudukan unsur struktur geologi dan hubungan antar satuan batuan serta merangkum berbagai data lainnya. Peta geologi juga merupakan gambaran teknis dari permukaan bumi dan sebagian bawah permukaan yang mempunyai arah, unsur-unsurnya yang merupakan gambaran geologi, dinyatakan sebagai garis yang mempunyai kedudukan yang pasti.
Pada umumnya ada beberapa macam bagian peta geologi yang sering digunakan untuk laporan, baik dalam study kelapangan atau dalam misi untuk mengetahui kandungan  mineral di dalamnya. 
Peta geologi adalah bentuk ungkapan data dan informasi geologi suatu daerah /   wilayah / kawasan dengan tingkat kualitas yang tergantung pada skala peta yang  digunakan dan menggambarkan informasi sebaran, jenis dan sifat batuan, umur,   stratigrafi, struktur, tektonika, fisiografi dan potensi sumber daya mineral serta energi yang disajikan dalam bentuk gambar dengan warna, simbol dan corak atau  gabungan ketiganya. Adapun jeni-jenis peta Geologi dan peta lainnya yang berkaitan dengan geologi adalah sebagi berikut:
  • Peta geologi permukaan (surface geological map), adalah peta yang memberikan berbagai formasi geologi yang langsung terletak di bawah permukaan. Skala peta ini bervariasi antara 1 : 50.000 dan lebih besar, berguna untuk menentukan lokasi bahan bangunan, drainase, pencarian air, pembuatan lapangan terbang, maupun pembuatan jalan.
  • Peta singkapan (outcrop map), adalah peta yang umumnya berskala besar,  mencantumkan lokasi ditemukannya batuan padat, yang dapat memberikan sejumlah keterangan dari pemboran beserta sifat batuan dan kondisi strukturalnya. Peta ini digunakan untuk menentukan lokasi, misalnya material yang berupa  pecahan batu, dapat ditemukan langsung di bawah permukaan.
  • Peta ikhtisar geologis, adalah peta yang memberikan informasi langsung berupa   formasi-formasi yang telah tersingkap, mapun ekstrapolasi terhadap beberapa lokasi yan

Kamis, 29 Oktober 2015

Rabu, 07 Oktober 2015

PROSES TERBENTUKNYA MINERAL

Cara Terjadinya Mineral


Mineral merupakan hasil akhir dari proses alam yang kompleks, dimana Karakteristik, Lingkungan Geologi serta Mineral Asosiasinya merupakan tanda yang dapat menerangkan kondisi sebenarnya dimana ia terbentuk dan kemungkinan terbentuknya pada masa yang akan dating.
Secara fase reaksi (kristalisasi), maka proses kristalisasi pembentukan mineral dibagi menjadi 2 fase, yaitu :
a.       Nucleation
Yaitu pembentukan inti dari mineral yang inti tersebut dapat membesar melalui proses pertumbuhan. Inti terbentuk dari sekumpulan material-material unsur pokok dalam mineral, yang mana unsur-unsur pokok tersebut akan saling mengikat menjadi unit-unit sel yang tersebar merata secara acak.

b.      Growth & Enlargement (Pertumbuhan & Pembesaran)
Pertumbuhan dan pembesaran dari mineral hanya akan berjalan jika kondisinya baik (menguntungkan). Pertumbuhan dimulai melaluI
 -  Bertambahnya atau bertumbuhnya lapisan-lapisan seca

Sabtu, 26 September 2015

How to Become a Geophysical Engineer | EnvironmentalScience.org

How to Become a Geophysical Engineer | EnvironmentalScience.org


Geophysical Engineering is the scientific method behind locating and extracting different natural resources from the earth, including ores, minerals, precious gems, water, or gases.
Geophysical Engineers utilize their extensive knowledge of the earth to identify sites that may contain special mineral or stone deposits that could be of interest to mining companies and other corporations. They then plan how the resources will be drawn out of the earth in the most efficient and environmentally friendly manner. In addition, a Geophysical Engineer may improve upon the current extraction methods be

IDENTIFIKASI BATUAN BEKU




Batuan beku adalah batuan yang terbentuk sebagai hasil pembekuan daripada magma. Magma adalah bahan cair pijar di dalam bumi, berasal dari bagian atas selubung bumi atau bagian bawah kerak bumi, bersuhu tinggi (900 – 1300 oC) serta mempunyai kekentalan tinggi, bers

IDENTIFIKASI BATUAN SEDIMEN

Batuan endapan atau batuan sedimen adalah salah satu dari tiga kelompok utama batuan (bersama dengan batuan beku dan batuan metamorfosis) yang terbentuk melalui tiga cara utama: pelapukan batuan lain (clastic); pengendapan (deposition) karena aktivitas biogenik; dan pengendapan (precipitation) dari larutan. Jenis batuan umum seperti batu kapur, batu pasir, dan lempung, termasuk dalam batuan endapan. Batuan endapan meliputi 75% dari permukaan bumi

Jumat, 25 September 2015

IDENTIFIKASI MINERAL

Identifikasi mineral merupakan suatu kegiatan membuat deskripsi tentang suatu
mineral tertentu. Setelah identifikasi dilakukan, maka kita dapat dengan jelas
memberi nama mineral terse